• Jelajahi

    Copyright © Populer Riau
    Best Viral Premium Blogger Templates

     


    Iklan

    | SEPUTAR RIAU

    Rahasia Kejaksaan Sehingga Dipercaya Publik, Tak Hanya Kinerja Tapi Juga Humanis

    Rabu, 31 Mei 2023, Mei 31, 2023 WIB Last Updated 2023-06-28T21:26:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    JAKARTA -- Kejaksaan RI dapat menjadi role model penegakan hukum saat ini di Indonesia oleh lembaga hukum lainnya. Demikian disampaikan Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak. 

    Menurut Barita, setidaknya terdapat tiga alasan substantif yaitu, pertama peningkatan kinerja di berbagai bidang, kedua peningkatan kapasitas yg adaptif, cepat, kolaboratif dan terukur khususnya di bidang teknis Pidsus dan Pidum. 

    "Dan ketiga peningkatan kepercayaan publik yang signifikan dalam satu tahun terakhir tertinggi di antara lembaga penegak hukum lainnya," kata Barita memberikan argumen, Rabu (31/05/23).

    Hal yang paling mendasar sehingga, kepercayaan publik meningkat kepada Kejaksaan  yaitu, pertama pengungkapan kasus mega korupsi yang sekian lama mangkrak, serta merugikan keuangan negara dan perekonomian negara yang sangat fantastis triliunan rupiah, seperti dalam kasus mega korupsi Asabri, Jiwasraya, Garuda, Minyak Goreng, kasus Duta Palma, dan sederet kasus lainnya tidak main-main. 

    "Di samping itu, selain berhasil membuktikan dakwaannya Jaksa, juga berhasil memulihkan kerugian keuangan negara merampas dan menyita aset hasil korupsi," jelas Barita. 

    Yang kedua, secara simultan keberhasilan implementasi visi Jaksa Agung Burhanuddin yaitu, penegakan hukum progresif, humanis dan berhati nurani. 

    "Nah, melalui pendekatan restoratif justice ini memberikan ruang terbuka akses keadilan bagi rakyat kecil dan melengkapi wajah penegakan hukum kita yang tidak lagi hanya sekedar memenuhi legal justice, namun menyeimbangkannya dengan social justice," jelasnya. 

    Kenapa hal ini demikian penting?, Lebih lanjut dijelaskan Barita, bahwa dalam trend penegakan hukum modern setidaknya terdapat 2 arus utama perspektif penegakan hukum yaitu, pertama standart keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan hukum diletakkan dalam neraca keseimbangan  baru yaitu apakah semua tindakan penegakan hukum dirasakan masyarakat mewakili perasaan dan mencerminkan keinginan hukum yang sesuai dengan dambaan kehadiran negara dalam kehidupan real rakyatnya. 

    Dan, Kedua untuk menilai hal di atas, maka perasaan pandangan masyarakat itu secara metodologis ilmiah atau scientific confirmation dapat dilihat dari hasil survey yang menjadi standar utama. 

    "Karena itulah dalam semangat percepatan reformasi lembaga peradilan dan penegakan hukum kinerja hebat yang telah dibuktikan korps Adhyaksa menjadi sangat relevan untuk menjadi model ideal bangun konstruksi penegakan hukum yang kita cita citakan," tukasnya. (Aliansi Media Cetak Dan Online)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Tag Terpopuler